Come Back

4 January 2009 | Daily - Lifestyle | 30 views | 1 Comment

Tidak terasa sudah satu tahun lebih saya vakum dari dunia blogospere. Tidak ada blogwalking dan tidak ada pula postingan. Cepet juga rasanya padahal perasaan baru kemarin blog ini tidak disentuh sama sekali. Yah namanya waktu kalau kita menunggu terasa lama giliran ngga dirasa tau-tau sudah cepet berlalu.

Sebenarnya bukannya ngga ngeblog sama sekali cuma memang tempatnya berpindah-pindah itupun boleh dikata angot-angotan. Dan sekarang ketika kembali ngeblog di tempat yang baru malah ingin kembali ke tempat asalnya. Mau ngga mau beberapa postingan di tempat yang baru dibuat kemarin, akhirnya mesti dipindah disini.

Rasanya setahun sudah cukup untuk menikmati masa-masa hiatus. Semangat untuk menulis sudah terkumpul kembali. Namun ngga menjamin semangat untuk blogwalking juga terkumpul kembali. Sejak tidak aktif ngeblog saya malah lebih suka nongkrong di forum yang kebawa sampai sekarang ini.

Mungkin karena sifatnya forum yang satu tempat tapi terdiri dari berbagai topik sehingga memmbuat lebih efisien daripada kalau blogwalking dari blog ini pindah ke blog lain. Belum lagi faktor loadingnya ketika membuka blog yang bisa jadi membuat kita jadi malas untuk menunggu.

Ngomongin soal ngeblog, saya jadi teringat sebuah artikel di sebuah majalah sekitar tahun 2002. Waktu itu yang namanya portal lagi ngetren. Dan artikel itu menyinggung soal bagaimana asyiknya mengelola portal tanpa memikirkan keuntungan (baca: uang) yang didapat. Justru mereka malah rela mengeluarkan biaya hanya untuk membangun dan mengelola portalnya.

Spoiler » Biar Ngga Kepanjangan
Mengelola portal itu ibaratnya kita mempunya sebuah akuarium lalu mengisinya dengan beraneka ragam ikan, diisi dengan pernak-pernik akuarium, dan hiasan lainnya. Dari situ si empunya mendapatkan kepuasan bisa melihat ikan-ikan bergerak kesana-kemari. Berebut dan mengejar makanan yang kita kasih dan mendengarkan gemericik aliran air yang disertai suara gelembung-gelembung udara.

Begitu pula halnya dengan membangun dan mengelola sebuah blog. Sifatnya yang lebih personal dibanding portal bisa mencerminkan si pemiliknya. Mulai dari design templatenya, isi postingannya, dan gayanya menulis tentunya antara orang yang satu dengan yang lain berbeda-beda.

Ibarat kita mempunyai akuarium terisi air lalu memberikan makanan kepada ikan-ikan, kita mempunyai blog yang diisi dengan postingan lalu orang-orang mulai berdatangan untuk membacanya. Agar terlihat menarik akuarium kita kasih hiasan-hiasan dan lampu agar terang. Di blog kita buat templatenya terlihat indah agar menarik perhatian. Aktifitas ikan yang bergerak kesana-kemari seperti halnya mereka yang rajin berkunjung ke blog kita memberikan komentarnya terhadap postingan kita.

Namun masalahnya, membuat atau mempunyai itu seringkali lebih mudah dibanding merawat dan memeliharanya. Merawat dan membersihkan akuarium dengan telaten sehingga terpelihara dengan baik. Rajin memberi makanan agar ikan tidak kelaparan dan bertahan hidup. Hal yang sama ketika semua orang bisa ngeblog namun merawat dan memelihara blognya tetap exist itu yang susah.

Susah disini bisa karena perasaan bosan, jenuh, atau mungkin tidak ada waktu untuk mengurusnya. Memang semua itu butuh ketelatenan dan kesenangan. Kalau kita sudah senang pasti tidak perlu disuruhpun sudah jalan dengan sendirinya. Oleh karena itu ada bagusnya kalau kita tahu apa yang kita senangi. Kuncinya itu, kesenangan dan keasyikan, ketika dua faktor ini ada maka semuanya akan mengalir dengan sendirinya.

Dan akhirnya saya sekarang mengisi kembali akuarium yang sudah lama kosong. Menghiasinya dengan pernak-pernik dan tidak lupa untuk memberikan makanan kepada ikan-ikan yang ada. Kalau airnya sudah kotor alangkah baiknya dibersihkan. Begitu pula kalau muncul perasaan bosan atau jenuh tidak ada salahnya pernak-pernik hiasan yang ada diganti dengan yang baru. Agar semuanya terlihat lebih fresh dan kelihatan menarik.

Catatan: Tulisan ini repost postingan tanggal 17 Desember 2008 dengan judul “Ngeblog Lagi, Nulis Lagi, Blogwalking lagi…” dari http://catatan.edyw.com.

» One Response to “Come Back

  1. fahmi! (Surabaya, Indonesia)

    selamat, hehe… akhirnya kembali ke jalan yg bener :P


Berikan Komentar

Required
(tidak dipublikasikan)

XHTML: Tag yang dapat digunakan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> [spoiler ...] Y!M Emoticon

(Semoga saya ada waktu untuk berkunjung)